Lampung adalah sebuah provinsi paling selatan di Pulau Sumatera, Indonesia.
Di sebelah utara berbatasan dengan Bengkulu
dan Sumatera
Selatan.
Provinsi Lampung dengan ibukota Bandar
Lampung yang merupakan
gabungan dari kota kembar Tanjungkarang dan Telukbetung memiliki wilayah yang relatif luas,
dan menyimpan potensi kelautan yang belum terkelola dengan maksimal khususnya
oleh masyarakat pesisir dan pulau.
Kerang hijau (Perna viridis) merupakan salah satu jenis kerang yang
digemari masyarakat, memiliki nilai ekonomis dan kandungan gizi yang sangat
baik untuk dikonsumsi, yaitu terdiri dari 40,8 % air, 21,9 % protein, 14,5 %
lemak, 18,5 % karbohidrat dan 4,3 % abu sehingga menjadikan kerang hijau
sebanding dengan daging sapi, telur maupun daging ayam, dari 100 gram daging
kerang hijau ini mengandung 100 kalori.
Dalam reproduksinya, Hewan ini memiliki alat kelamin yang
terpisah atau diocious, bersifat ovipora yaitu memiliki telur dan sperma yang
berjumlah banyak dan mikroskopik. Induk kerang hijau yang telah matang kelamin
mengeluarkan sperma dan sel telur kedalam air sehingga bercampur dan kemudian
terjadi pembuahan, telur yang telah dibuahi tersebut setelah 24 jam kemudian
menetas dan tumbuh berkembang menjadi larva kemudian menjadi spat yang masih
bersifat planktonik hingga berumur 15-20 hari kemudian benih/ spat tersebut
menempel pada substrat dan akan menjadi kerang hijau dewasa (Induk) setelah 5 -
6 bulan kemudian.
Minimnya perawatan dan budidaya yang
memiliki tingkat resiko yang kecil merupakan peluang usaha yang harus segera
dilaksanakan. Kedepannya kami juga akan menjadi pembudidaya yang mandiri dan
kreatif dimana kami akan menciptakan pasar sendiri dengan melakukan ekspansi
pasar ke restoran dan hotel secara langsung dan terbuka. Agar tercipta peluang
harga dan persaingan yang baik diantara para pembudidaya. Kami juga akan
menciptakan peluang budidaya yang lain yang bisa dilakukan bersamaan dengan
budidaya kerang hijau, misalnya budidaya ikan hias dengan memanfaatkan keramba
apung yang ada dan jenis peluang lain yang bisa kami lakukan secara bersamaan
dan berkesinambungan.
Salam Jales Veva Jaya Mahe "di laut kita Jaya"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar